KH. jauhar Arifin dan desa balerante


RIWAYAT KEIDUPAN KH. JAUHAR ARIFIN
DAN PONDOK PESANTREN BALERANTE
Asal usul KH. Jauhar Arifin
KH. Jauhar Arifin dilahirkan pada tahun 1868 pada sebuah keluarga lingkungan pesantren, ayahnya adalah seorang ulama bernama Kyai Abdul Majid. Dan ayahnya itu pempin pada sebuah pondok pesantren, yang dikemudian hari pesantren tersebut dihibahkan kepada anaknya juga, yaitu setelah kembalinya menuntut ilmu dari tanah suci mekkah. Beliau dilahirkan disebuah desa bernama Balerante yang  termasuk pada kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon (Wawancara penulis dengan KH. Abdul Majid Tanggal 19 Januari 1993).
Beliau merupakan putra ketiga dari delapan bersaudara, tujuh orang saudaranya diantaranya masing-masing bernama :
Kyai Jawahir
Kyai Machali
Nyai Maryam
Nyai Weda
Nyai Romli Cholil
Nyai Mucsinah
Kakeknya juga seorang ulama bernama KH. Romli Cholil, menikah dengan seorang perempuan berasal dari banten keturunan Sultan Hasanudin (wawancara dengan Kyai Abdul Majid). KH. Jauhar Arifin meninggal pada jam 04.00 tanggal 22 Idul Adha tahun dal, bertepatan dengan hari ahad klieon malam senin manis tanggal 11 januari 1941 H. (wawancara penulis dengan M. Syathori tanggal 25 januari 1993).
Silsilah Hubungan Kekerabatan KH. Jauhar Arifin
Dalam uraian berikut ini dilukiskan hubungan kekerabatan antara sesama pesantren dan sumbangan sistem kekerabatan sesama kyai bagi pertumbuhan pesantren baru. Yaitu dengan melihat genologi sosial keturunan KH. Romli Cholil, pendiri ponsok pesantren Balerante Kec. Palimanan Kab. Cirebon, pada akhir abad ke 17 (wawancara dengan KH. Romli Cholil). Pada tanggal 24 Januari 1993.
Kyai Romli Cholil mempunyai 4 anak laki-laki dan 1 anak perempuan. Keempat anaknya yang laki-laki masing-masing mengabdikan diri pada pesantren, baik yang ditinggalkan oleh ayahnya, maupun dengan mendirikan lagi pesantren baru di tempat yang berbeda. Masing-masing keempat anaknya yang laki-laki ialah :
Kyai Usman, bertempat tinggal di Tasik Malaya, Jawa Barat, dengan mendirikan sebuah pesantren baru.
Kyai Dayat, bertempat tinggal di Serang, Kec. Klangenan Kab. Cirebon, Jawa Barat. Mendirikan sebuah pesantren untuk pertama kalinya di daerah tersebut.
Kyai Nur, bertempat tinggal di desa Balerante dan ikut melanjutkan perjuangan orang tuanya dalam membina pesantren di wilayah tersebut.
Kyai Abdul Majid, juga bertempat tinggal di desa Balerante, dan beliau inilah yang mewarisi lebih banyak Ilmu dari yang dimiliki oleh ayahnya. Sehingga beliau di angkat untuk memangku jabatan dalam membina dan memimpin pondok pesantren balerante, disamping dibantu oleh kakaknya, kyai Nur (wawancara dengan KH. Romli Cholil, pada tanggal 19 Januari 1993).

Komentar

  1. Dari silsilah mbah istri saya tercatat : kiai usman tasik ( K.H.Muhammad Usman ) saudara kandung K.H.DJohar ilyas ( K.H.Joauhat Arifin )

    BalasHapus
  2. Dari silsilah ibu kandung saya buyut saya tercatat di situ kyai jawahir beliau merupakan ayah dri nenek saya (ibu nya ibu kandung saya)

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. itu Nur namanya nurhanidz di panggil yu hanid bukan?

    BALASHAPUS

    BalasHapus
  5. Istrinya KH Jauhar Arifin siapa namanya?

    BalasHapus
  6. Ada berapa orang istrinya ?

    BalasHapus
  7. Klo kiyai abbudin bale Rante ? Mohon di jawab

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

PP. Darussalamah